Detail Update

Detail Update

Bill Gates Terdepak dari 10 Besar Orang Terkaya Dunia, Ini Penyebabnya

Card image cap

KOMPAS.com – Pendiri Microsoft, Bill Gates, terlempar dari daftar 10 besar orang terkaya dunia. Sosok yang selama dua dekade lebih menduduki posisi puncak kini tergeser dari jajaran elite, seiring dengan komitmen besar yang ia canangkan untuk filantropi global.

Mengutip Forbes Real-Time Billionaires, Jumat (11/7/2025), kekayaan bersih Bill Gates tercatat sebesar 116,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.897 triliun (asumsi kurs Rp 16.250 per dollar AS).

Jumlah tersebut menempatkannya di peringkat ke-13 orang terkaya dunia, turun dari posisi lima besar yang dulu kerap ia tempati.

Baca juga: Danantara Bakal Teken Kerja Sama Investasi dengan Bill Gates di 3 Bidang Ini

Turunnya posisi Gates di daftar orang terkaya dunia bukan terjadi karena kerugian pasar semata, melainkan lebih disebabkan oleh keputusan personal untuk menyumbangkan hampir seluruh kekayaannya melalui yayasan Bill & Melinda Gates Foundation.

Steve Ballmer Salip Bill Gates
Yang cukup mencolok, posisi Gates kini dilampaui oleh Steve Ballmer, mantan CEO Microsoft yang juga merupakan anak buahnya di masa lalu.

Ballmer kini berada di peringkat ke-8 dengan total kekayaan 142 miliar dollar AS, menurut Forbes.

Baca juga: Bill Gates: AI Akan Kuasai Dunia Kerja, Profesi Apa yang Tersisa untuk Manusia?

Kekayaan Ballmer melonjak seiring penguatan saham Microsoft dan kepemilikannya yang signifikan di perusahaan tersebut.

Meski telah mundur dari posisi CEO pada 2014, Ballmer tetap menjadi salah satu pemegang saham terbesar Microsoft.

Sebaliknya, Gates saat ini hanya memiliki kurang dari 1 persen saham Microsoft, setelah sebelumnya menyumbangkan sebagian besar kepemilikannya.

Komitmen Filantropi Jadi Faktor Utama
Dalam sebuah unggahan blog pada Mei 2025, Gates mengungkapkan bahwa dirinya akan menyumbangkan 99 persen kekayaannya dalam 20 tahun ke depan. 

Ia menargetkan pengeluaran hingga 200 miliar dollar AS hingga tahun 2045, sebelum menghentikan operasi yayasan.

Baca juga: Jika Tak Jual Saham Microsoft, Kekayaan Bill Gates Bisa Tembus Rp 19.000 Triliun

“Dalam peringatan 25 tahun yayasan ini, kami membuat komitmen baru untuk mempercepat misi membantu semua orang hidup sehat dan produktif, dengan membelanjakan 200 miliar dollar AS dalam 20 tahun ke depan,” tulis Gates.

Hingga kini, Gates telah menyumbangkan lebih dari 60 miliar dollar AS untuk isu-isu global seperti kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.

Kekayaan Masih Bertumbuh Lewat Investasi
Meski minim kepemilikan di Microsoft, Gates masih mengelola kekayaan melalui Cascade Investment LLC, perusahaan investasi yang memiliki portofolio di berbagai sektor seperti Republic Services, Ecolab, Deere & Co., Canadian National Railway, serta hotel mewah Four Seasons.

Namun orientasi Gates terhadap kekayaan telah berubah. Ia lebih memprioritaskan dampak sosial jangka panjang dibanding akumulasi harta pribadi. Pendekatan ini telah menggeser cara pandang terhadap arti kesuksesan dan pengaruh.

Baca juga: Elon Musk dan Bill Gates Kembali Saling Serang

10 Orang Terkaya Dunia per Juli 2025
Berikut daftar 10 besar orang terkaya dunia versi Forbes Real-Time Billionaires, per 11 Juli 2025:

Elon Musk – 402,1 miliar dollar AS (Tesla, SpaceX, 54 tahun)
Larry Ellison – 276,6 miliar dollar AS (Oracle, 80 tahun)
Mark Zuckerberg – 246,5 miliar dollar AS (Facebook, 41 tahun)
Jeff Bezos – 237,6 miliar dollar AS (Amazon, 61 tahun)
Bernard Arnault & keluarga – 151,3 miliar dollar AS (LVMH, 76 tahun)
Larry Page – 146,9 miliar dollar AS (Google, 52 tahun)
Jensen Huang – 144,7 miliar dollar AS (Semikonduktor, 62 tahun)
Steve Ballmer – 142,0 miliar dollar AS (Microsoft, 69 tahun)
Warren Buffett – 141,5 miliar dollar AS (Berkshire Hathaway, 94 tahun)
Sergey Brin – 140,5 miliar dollar AS (Google, 51 tahun)

Repost from: Bill Gates Terdepak dari 10 Besar Orang Terkaya Dunia, Ini Penyebabnya