TENGGARONG – Salah satu event bergengsi Kukar, Tenggarong International Folk Art Festival (TIFAF) akan kembali bergulir tahun ini. Terpusat di Tenggarong, event dengan konsep kesenian ini direncanakan berlangsung Juli nanti.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Slamet Hadiraharjo mengatakan, pelaksanaan TIFAF tahun ini akan berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu masih dalam masa transisi pandemi Covid-19, di 2023 ini direncanakan lebih meriah dan diramaikan berbagai daerah lain hingga mancanegara.
Slamet juga memastikan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan tamu-tamu dari luar Kukar untuk menyemarakkan TIFAF 2023 ini. “Hari ini kita laksanakan rakor bersama OPD dan pihak-pihak terkait. Kami mengundang 9 kabupaten dan kota dari Kaltim, 11 tamu provinsi luar Kaltim, dan 6 negara untuk tampilkan seni dan budaya mereka. Alhamdulillah kita mendapat dukungan penuh,” tutur Slamet, Jumat (16/6).
Pelaksanaan TIFAF tahun 2022 lalu berlangsung meriah. Meski mengusung konsep hybrid, yakni tampil langsung dan rekaman dari negara tamu. Event ini sukses menghibur masyarakat Kukar. Bahkan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Salahuddin Sandiaga Uno menutup festival bergengsi ini.
Becermin dari kesuksesan itu, Slamet pastikan dukungan penuh Pemkab Kukar ini akan ditindaklanjuti dengan mengundang seluruh delegasi negara. Sejauh ini sudah ada dua negara yang diundang, yakni Maroko dan Prancis. Tahun ini TIFAF akan berbeda dengan bersamanya kegiatan ini dengan Organization of Islamic Corporation Cultural Activity (OICCA). Akan ada 56 negara muslim yang hadir sebagai tamu.
“Berhubung dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara yang berlangsung, tahun ini TIFAF Kukar ini akan mengangkat tema Nusantara Nama Ku Jaya Negeri Ku,” tutup Slamet. (moe/qi/kri/k16)
Sumber: https://kaltimpost.jawapos.com/kaltim/20/06/2023/tifaf-2023-usung-tema-nusantara