Oleh: Djoko Iriandono, S.E., M.A*)
Kali ini Penulis akan menjabarkan makna yang terkandung dalam pepatah Jawa lainnya yang relevansinya tak lekang oleh waktu. Pepatah tersebut adalah "Jer Basuki Mawa Beya". Dalam terjemahan bebas, pepatah ini berarti "untuk mencapai kebahagiaan atau keberhasilan, diperlukan pengorbanan atau usaha." Kata-kata sederhana ini mengandung filosofi hidup yang kaya dan menjadi panduan moral bagi masyarakat Jawa serta siapa saja yang memahaminya.
Makna Filosofis
Secara keseluruhan, pepatah ini mengajarkan bahwa tidak ada keberhasilan yang datang secara instan. Semua yang kita cita-citakan membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh, bahkan pengorbanan yang terkadang terasa berat.
Implementasi dalam Kehidupan
Relevansi di Era Modern
Di era teknologi dan informasi seperti sekarang, pepatah ini tetap relevan. Banyak orang tergoda dengan hasil instan yang ditawarkan oleh perkembangan teknologi, seperti media sosial yang membuat kesuksesan tampak mudah diraih. Namun, realitasnya, setiap keberhasilan yang tampak hanyalah puncak dari perjuangan panjang yang tidak selalu terlihat.
Filosofi ini juga menjadi pengingat agar kita tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan. Dalam berbagai bidang kehidupan—pendidikan, pekerjaan, atau hubungan sosial—semua membutuhkan kesabaran dan pengorbanan.
"Jer Basuki Mawa Beya" adalah cerminan bahwa keberhasilan sejati membutuhkan usaha, pengorbanan, dan ketekunan. Pepatah ini mengajarkan kita untuk tidak takut menghadapi rintangan, karena setiap pengorbanan yang kita lakukan adalah langkah menuju kebahagiaan yang kita cita-citakan.
Dalam hidup ini, apa pun yang kita perjuangkan, selalu ada harga yang harus dibayar. Namun, harga itu sebanding dengan kebahagiaan yang akan kita raih. Mari menjadikan pepatah ini sebagai inspirasi untuk terus berusaha dan berjuang, apa pun impian kita.
*) Kasi Kominfo BPIC